0

ips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Posted: 6 December 2012 Viewed 5,109 times
BosMobil.com - Volume curah hujan nampaknya sudah mulai rutin terasa, tak heran bila akhir-akhir ini jalanan makin terasa padat karena beberapa faktor yang disebabkan curah hujan. Mulai dari banjir sampai kerusakan dan genangan air di jalan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Berkendara saat musim hujan memang tak seperti berkendara pada umumnya, banyak faktor yang harus bahkan wajib menjadi perhatian lebih, namun terkadang driver menyepelekan hal tersebut hingga terjadilah kejadian fatal. Selain kondisi mesin mobil yang dituntut harus dalam keadaan prima, ada beberapa hal lainnya menyangkut fitur di kendaraan yang juga harus dipantau. Apa saja, perhatikan ulasannya di bawah ini :
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
1. Kaca merupakan satu-satunya pusat visibilitas saat berkendara, tak dapat dipungkiri adanya kotoran maupun jamur dan unsur kimia atau bahkan diakibatkan lapisan kaca film yang sudah rusak akan sangat mengurangi jarak pandang berkendara terlebih bila berkendara di musim hujan pasti pandangan makin kacau. Hal ini kerap disepelekan oleh para pengemudi padahal efeknya sangatlah fatal, selain bisa menyebabkan tabrakan sudah pasti mengundang kematian. Untuk itu perlulah memantau kondisi lapisan kaca Anda sebelum Anda berkendara di musim hujan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Mulai dengan membersihkannya dengan cairan khusus hingga mengecek lapisan kaca filmnya. Bila Anda tak punya banyak waktu untuk melakukannya sendiri, Anda bisa langsung datang ke salon-salon mobil terdekat untuk perawatan, jangan lupa sekalian memeriksa bagian lainnya seperti lapisan karet wiper juga karet kaca dan pintu, karena bila sudah getas fungsinya akan hilang. Begitu juga dengan air wiper untuk membilas kotoran yang melekat pada kaca saat berkendara.
2. Perhatikan sektor kaki-kaki. Mulai dari sistem suspensi, rem sampai dengan tekanan angin dan lapisan ban Anda. Jangan sampai akibat tekanan angin yang berlebihan atau mungkin lapisan ban yang sudah botak justru mencelakakan Anda. pengecekan ban bisa dilihat secara kasat mata, caranya mudah cukup liat tanda segitiga yang tertera pada ban atau biasanya disebut dengan tread wear indicator (TWI). Setidaknya ada 6 tanda yang menjadi indikator tingkat keausan ban, berdasarkan sebuah penelitian setidaknya batas minimal ketinggian telapak ban adalah 1.6 mm diukur berdasarkan kondisi permukaan ketebalan telapak yang rata dengan tanda TWI. Jika melewati batas tersebut ban sebaiknya diganti.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Suspensi juga menjadi salah satu faktor penting dalam berkendara karena dinilai cukup berpengaruh pada stabilitas ketika berkendara. Bayangkan bila saat Anda sedang bermanuver namun cengkraman dan redaman getaran tidak baik maka akan sangat membahayakan bukan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
3. Kelistrikan, hal yang satu ini juga tak kalah pentingnya tapi juga jarang diperhatikan. Di musim hujan dengan tingkat volume curahnya yang tak menentu tanpa disadari dapat mengganggu kelistrikan pada kendaraan. Untuk itu penting sekali Anda mengecek soket yang ada pada kendaraan. Jika ada soket yang kendur maupun kabel yang terkelupas segera Anda ganti, jangan lupa cek pula soket dari konektornya seperti pada busi, koil, CDI dan sebagainya.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
4. Penerangan alias lampu juga menjadi modal penting ketika menerabas lebatnya hujan baik di siang apalagi malam hari. Intensitas keterangan lampu harus mendukung agar dapat menjadi sinyal untuk kendaraan lain. Coba tinggalkan penggunaan lampu HID karena cahaya putih yang dikeluarkan dianggap tidak terlalu mumpuni menembus derasnya air hujan sehingga membuat jarak pandang terbatas.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Hal lain yang harus dilakukan adalah periksa dan bersihkan mika lampu bila kotor, bila mika lampu sudah terlalu buram Anda bisa membersihkannya sendiri cukup dengan kain lap bersih halus, air sabun, kompon, cairan pembersih, sikat dan ampelas ukuran 1500 jika diperlukan. Atau lebih baik silakan ganti dengan yang baru bila Anda rasa mika lampu Anda sudah terlalu termakan usia.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
5. Selain ke-4 hal yang wajib diperhatikan masih ada hal lain yang mungkin dapat Anda lakukan seperti, menghindari jalur atau medan rawan banjir dengan memilih rute lain. Meski jaraknya lebih jauh tapi bila aman kenapa harus mencari masalah. Selai itu teknik berkendara yang baik juga sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk menjaga keselamatan diri Anda namun juga sesama penguna jalan, misalnya dengan tetap menjaga jarak atau berkendara lebih sabar dan tidak kebut-kebutan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Selalu safety driving, hal sepele apapun dapat memungkinkan kerugian yang besar untuk diri Anda dan orang lain ...

0

ips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Posted: 6 December 2012 Viewed 5,109 times
BosMobil.com - Volume curah hujan nampaknya sudah mulai rutin terasa, tak heran bila akhir-akhir ini jalanan makin terasa padat karena beberapa faktor yang disebabkan curah hujan. Mulai dari banjir sampai kerusakan dan genangan air di jalan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Berkendara saat musim hujan memang tak seperti berkendara pada umumnya, banyak faktor yang harus bahkan wajib menjadi perhatian lebih, namun terkadang driver menyepelekan hal tersebut hingga terjadilah kejadian fatal. Selain kondisi mesin mobil yang dituntut harus dalam keadaan prima, ada beberapa hal lainnya menyangkut fitur di kendaraan yang juga harus dipantau. Apa saja, perhatikan ulasannya di bawah ini :
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
1. Kaca merupakan satu-satunya pusat visibilitas saat berkendara, tak dapat dipungkiri adanya kotoran maupun jamur dan unsur kimia atau bahkan diakibatkan lapisan kaca film yang sudah rusak akan sangat mengurangi jarak pandang berkendara terlebih bila berkendara di musim hujan pasti pandangan makin kacau. Hal ini kerap disepelekan oleh para pengemudi padahal efeknya sangatlah fatal, selain bisa menyebabkan tabrakan sudah pasti mengundang kematian. Untuk itu perlulah memantau kondisi lapisan kaca Anda sebelum Anda berkendara di musim hujan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Mulai dengan membersihkannya dengan cairan khusus hingga mengecek lapisan kaca filmnya. Bila Anda tak punya banyak waktu untuk melakukannya sendiri, Anda bisa langsung datang ke salon-salon mobil terdekat untuk perawatan, jangan lupa sekalian memeriksa bagian lainnya seperti lapisan karet wiper juga karet kaca dan pintu, karena bila sudah getas fungsinya akan hilang. Begitu juga dengan air wiper untuk membilas kotoran yang melekat pada kaca saat berkendara.
2. Perhatikan sektor kaki-kaki. Mulai dari sistem suspensi, rem sampai dengan tekanan angin dan lapisan ban Anda. Jangan sampai akibat tekanan angin yang berlebihan atau mungkin lapisan ban yang sudah botak justru mencelakakan Anda. pengecekan ban bisa dilihat secara kasat mata, caranya mudah cukup liat tanda segitiga yang tertera pada ban atau biasanya disebut dengan tread wear indicator (TWI). Setidaknya ada 6 tanda yang menjadi indikator tingkat keausan ban, berdasarkan sebuah penelitian setidaknya batas minimal ketinggian telapak ban adalah 1.6 mm diukur berdasarkan kondisi permukaan ketebalan telapak yang rata dengan tanda TWI. Jika melewati batas tersebut ban sebaiknya diganti.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Suspensi juga menjadi salah satu faktor penting dalam berkendara karena dinilai cukup berpengaruh pada stabilitas ketika berkendara. Bayangkan bila saat Anda sedang bermanuver namun cengkraman dan redaman getaran tidak baik maka akan sangat membahayakan bukan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
3. Kelistrikan, hal yang satu ini juga tak kalah pentingnya tapi juga jarang diperhatikan. Di musim hujan dengan tingkat volume curahnya yang tak menentu tanpa disadari dapat mengganggu kelistrikan pada kendaraan. Untuk itu penting sekali Anda mengecek soket yang ada pada kendaraan. Jika ada soket yang kendur maupun kabel yang terkelupas segera Anda ganti, jangan lupa cek pula soket dari konektornya seperti pada busi, koil, CDI dan sebagainya.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
4. Penerangan alias lampu juga menjadi modal penting ketika menerabas lebatnya hujan baik di siang apalagi malam hari. Intensitas keterangan lampu harus mendukung agar dapat menjadi sinyal untuk kendaraan lain. Coba tinggalkan penggunaan lampu HID karena cahaya putih yang dikeluarkan dianggap tidak terlalu mumpuni menembus derasnya air hujan sehingga membuat jarak pandang terbatas.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Hal lain yang harus dilakukan adalah periksa dan bersihkan mika lampu bila kotor, bila mika lampu sudah terlalu buram Anda bisa membersihkannya sendiri cukup dengan kain lap bersih halus, air sabun, kompon, cairan pembersih, sikat dan ampelas ukuran 1500 jika diperlukan. Atau lebih baik silakan ganti dengan yang baru bila Anda rasa mika lampu Anda sudah terlalu termakan usia.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
5. Selain ke-4 hal yang wajib diperhatikan masih ada hal lain yang mungkin dapat Anda lakukan seperti, menghindari jalur atau medan rawan banjir dengan memilih rute lain. Meski jaraknya lebih jauh tapi bila aman kenapa harus mencari masalah. Selai itu teknik berkendara yang baik juga sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk menjaga keselamatan diri Anda namun juga sesama penguna jalan, misalnya dengan tetap menjaga jarak atau berkendara lebih sabar dan tidak kebut-kebutan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Selalu safety driving, hal sepele apapun dapat memungkinkan kerugian yang besar untuk diri Anda dan orang lain ...

0

ips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Posted: 6 December 2012 Viewed 5,109 times
BosMobil.com - Volume curah hujan nampaknya sudah mulai rutin terasa, tak heran bila akhir-akhir ini jalanan makin terasa padat karena beberapa faktor yang disebabkan curah hujan. Mulai dari banjir sampai kerusakan dan genangan air di jalan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Berkendara saat musim hujan memang tak seperti berkendara pada umumnya, banyak faktor yang harus bahkan wajib menjadi perhatian lebih, namun terkadang driver menyepelekan hal tersebut hingga terjadilah kejadian fatal. Selain kondisi mesin mobil yang dituntut harus dalam keadaan prima, ada beberapa hal lainnya menyangkut fitur di kendaraan yang juga harus dipantau. Apa saja, perhatikan ulasannya di bawah ini :
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
1. Kaca merupakan satu-satunya pusat visibilitas saat berkendara, tak dapat dipungkiri adanya kotoran maupun jamur dan unsur kimia atau bahkan diakibatkan lapisan kaca film yang sudah rusak akan sangat mengurangi jarak pandang berkendara terlebih bila berkendara di musim hujan pasti pandangan makin kacau. Hal ini kerap disepelekan oleh para pengemudi padahal efeknya sangatlah fatal, selain bisa menyebabkan tabrakan sudah pasti mengundang kematian. Untuk itu perlulah memantau kondisi lapisan kaca Anda sebelum Anda berkendara di musim hujan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Mulai dengan membersihkannya dengan cairan khusus hingga mengecek lapisan kaca filmnya. Bila Anda tak punya banyak waktu untuk melakukannya sendiri, Anda bisa langsung datang ke salon-salon mobil terdekat untuk perawatan, jangan lupa sekalian memeriksa bagian lainnya seperti lapisan karet wiper juga karet kaca dan pintu, karena bila sudah getas fungsinya akan hilang. Begitu juga dengan air wiper untuk membilas kotoran yang melekat pada kaca saat berkendara.
2. Perhatikan sektor kaki-kaki. Mulai dari sistem suspensi, rem sampai dengan tekanan angin dan lapisan ban Anda. Jangan sampai akibat tekanan angin yang berlebihan atau mungkin lapisan ban yang sudah botak justru mencelakakan Anda. pengecekan ban bisa dilihat secara kasat mata, caranya mudah cukup liat tanda segitiga yang tertera pada ban atau biasanya disebut dengan tread wear indicator (TWI). Setidaknya ada 6 tanda yang menjadi indikator tingkat keausan ban, berdasarkan sebuah penelitian setidaknya batas minimal ketinggian telapak ban adalah 1.6 mm diukur berdasarkan kondisi permukaan ketebalan telapak yang rata dengan tanda TWI. Jika melewati batas tersebut ban sebaiknya diganti.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Suspensi juga menjadi salah satu faktor penting dalam berkendara karena dinilai cukup berpengaruh pada stabilitas ketika berkendara. Bayangkan bila saat Anda sedang bermanuver namun cengkraman dan redaman getaran tidak baik maka akan sangat membahayakan bukan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
3. Kelistrikan, hal yang satu ini juga tak kalah pentingnya tapi juga jarang diperhatikan. Di musim hujan dengan tingkat volume curahnya yang tak menentu tanpa disadari dapat mengganggu kelistrikan pada kendaraan. Untuk itu penting sekali Anda mengecek soket yang ada pada kendaraan. Jika ada soket yang kendur maupun kabel yang terkelupas segera Anda ganti, jangan lupa cek pula soket dari konektornya seperti pada busi, koil, CDI dan sebagainya.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
4. Penerangan alias lampu juga menjadi modal penting ketika menerabas lebatnya hujan baik di siang apalagi malam hari. Intensitas keterangan lampu harus mendukung agar dapat menjadi sinyal untuk kendaraan lain. Coba tinggalkan penggunaan lampu HID karena cahaya putih yang dikeluarkan dianggap tidak terlalu mumpuni menembus derasnya air hujan sehingga membuat jarak pandang terbatas.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
Hal lain yang harus dilakukan adalah periksa dan bersihkan mika lampu bila kotor, bila mika lampu sudah terlalu buram Anda bisa membersihkannya sendiri cukup dengan kain lap bersih halus, air sabun, kompon, cairan pembersih, sikat dan ampelas ukuran 1500 jika diperlukan. Atau lebih baik silakan ganti dengan yang baru bila Anda rasa mika lampu Anda sudah terlalu termakan usia.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !
5. Selain ke-4 hal yang wajib diperhatikan masih ada hal lain yang mungkin dapat Anda lakukan seperti, menghindari jalur atau medan rawan banjir dengan memilih rute lain. Meski jaraknya lebih jauh tapi bila aman kenapa harus mencari masalah. Selai itu teknik berkendara yang baik juga sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk menjaga keselamatan diri Anda namun juga sesama penguna jalan, misalnya dengan tetap menjaga jarak atau berkendara lebih sabar dan tidak kebut-kebutan.
Tips Berkendara Saat Hujan - Sepele Tapi Bikin Celaka !

Selalu safety driving, hal sepele apapun dapat memungkinkan kerugian yang besar untuk diri Anda dan orang lain ...

0

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi

Posted: 13 November 2012 Viewed 10,904 times
Bosmobil.com - Umumnya mobil berukuran besar layaknya SUV maupun MPV memiliki titik kelemahan handling yang kurang greget, alias nggak lincah.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Nah diantara Fortuner dan Captiva kira-kira siapa yang memiliki handling lebih baik sebagai SUV Diesel keluarga...?

Toyota Fortuner VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Datang dengan segala kelebihan fitur yang dimiliki rupanya tak hanya membuatnya terlihat makin gagah, namun juga modern. Pembaruan mesin yang telah diaplikasikan teknologi VNT terbukti mendongkrak tenaganya sekian persen dari sebelumnya. Kali ini Fortuner memiliki tenaga 144 PS dengan torsi 343 NM, cukup signifikan bukan perbedaannya ketimbang jenis lawasnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Sempat merasakan beberapa waktu lalu menggunakan Fortuner VNT M/T. Baik dari putaran atas hingga bawahnya terus terisi sehingga suplai power tidak terasa kosong. Meski saat merasakan varian matiknya masih sedikit lamban di bawah, namun putaran atasnya tak kalah bertenaga dengan yang manual.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Intinya bukan permasalahan tenaga, namun performa kelincahan handlingnya. Sayang tubuh gambot Fortuner membuat pergerakannya terasa kaku. Bahkan saat dijalan berkelok dengan kecepatan sedang gejala limbung cukup terasa. Kaki-kaki yang telah ditopang oleh Double Wishbone with Coil Spring & stabilizer dibagian depan dan 4 Link w/ Lateral Rod and Coil Spring untuk belakangnya teras masih kurang mampu mengimbangi bobot badannya walau pada varian TRD memiliki jenis suspensi yang lebih keras sekalipun tapi ini sudah hukum fisika.

Chevrolet Captiva VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Berbeda dengan Fortuner, meski Chevrolet Captiva VCDi dilengkapi dengan mesin 2.0L turbodiesel VCDi, namun ia memiliki tenaga yang lebih besar, 163 PS dan torsi 360 Nm. Selain itu Chevrolet Captiva VCDi juga diklaim jauh lebih irit ketimbang rivalnya tadi. Tentu dengan bobot kapasitas mesin yang lebih kecil dan dimensi yang lebih kompak secara logis Captiva menang dalam hal konsumsi bahan bakar.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Inilah yang menjadi kelebihan SUV Diesel asal Amerika ini, desain bodi yang kompak membuatnya pun lebih lincah diajak bermanuver ketimbang Fortuner. Dukungan suspensi McPherson Strut with Coil Spring di sektor depan dan Independent for 4 Link with Coil Spring Self Levelizer pada bagian belakang yang mampu beradaptasi sesuai medan terbukti cukup membantu dalam hal kenyamanan dan performa handling. Belum lagi ia juga ditopang dengan Rack & Pinion with Hydraulic juga Hydraulic Power Assisted Steering untuk system steeringnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Menyinggung mengenai performanya, tentu Chevrolet Captiva VCDi tak kalah saing dengan Fortuner, terlebih memang ia memiliki power yang lebih besar. Tapi sayangnya, Chevrolet hanya membekali varian Captiva VCDi dengan transmisi otomatis tidak seperti Toyota yang menyediakan Fortuner dalam transmisi manual dan otomatis.

Kesimpulan :

Untuk Kali ini sepertinya pilihan mengacu pada Chevrolet Captiva VCDi dengan keunggulan sisi handling dan mesinnya. Namun begitu, Toyota tak hanya unggul dalam hal kemewahan yang ditawarkannya tapi juga sisi aftersalesnya. Balik lagi pilihan tetap ada di tangan Anda ...

0

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi

Posted: 13 November 2012 Viewed 10,904 times
Bosmobil.com - Umumnya mobil berukuran besar layaknya SUV maupun MPV memiliki titik kelemahan handling yang kurang greget, alias nggak lincah.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Nah diantara Fortuner dan Captiva kira-kira siapa yang memiliki handling lebih baik sebagai SUV Diesel keluarga...?

Toyota Fortuner VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Datang dengan segala kelebihan fitur yang dimiliki rupanya tak hanya membuatnya terlihat makin gagah, namun juga modern. Pembaruan mesin yang telah diaplikasikan teknologi VNT terbukti mendongkrak tenaganya sekian persen dari sebelumnya. Kali ini Fortuner memiliki tenaga 144 PS dengan torsi 343 NM, cukup signifikan bukan perbedaannya ketimbang jenis lawasnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Sempat merasakan beberapa waktu lalu menggunakan Fortuner VNT M/T. Baik dari putaran atas hingga bawahnya terus terisi sehingga suplai power tidak terasa kosong. Meski saat merasakan varian matiknya masih sedikit lamban di bawah, namun putaran atasnya tak kalah bertenaga dengan yang manual.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Intinya bukan permasalahan tenaga, namun performa kelincahan handlingnya. Sayang tubuh gambot Fortuner membuat pergerakannya terasa kaku. Bahkan saat dijalan berkelok dengan kecepatan sedang gejala limbung cukup terasa. Kaki-kaki yang telah ditopang oleh Double Wishbone with Coil Spring & stabilizer dibagian depan dan 4 Link w/ Lateral Rod and Coil Spring untuk belakangnya teras masih kurang mampu mengimbangi bobot badannya walau pada varian TRD memiliki jenis suspensi yang lebih keras sekalipun tapi ini sudah hukum fisika.

Chevrolet Captiva VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Berbeda dengan Fortuner, meski Chevrolet Captiva VCDi dilengkapi dengan mesin 2.0L turbodiesel VCDi, namun ia memiliki tenaga yang lebih besar, 163 PS dan torsi 360 Nm. Selain itu Chevrolet Captiva VCDi juga diklaim jauh lebih irit ketimbang rivalnya tadi. Tentu dengan bobot kapasitas mesin yang lebih kecil dan dimensi yang lebih kompak secara logis Captiva menang dalam hal konsumsi bahan bakar.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Inilah yang menjadi kelebihan SUV Diesel asal Amerika ini, desain bodi yang kompak membuatnya pun lebih lincah diajak bermanuver ketimbang Fortuner. Dukungan suspensi McPherson Strut with Coil Spring di sektor depan dan Independent for 4 Link with Coil Spring Self Levelizer pada bagian belakang yang mampu beradaptasi sesuai medan terbukti cukup membantu dalam hal kenyamanan dan performa handling. Belum lagi ia juga ditopang dengan Rack & Pinion with Hydraulic juga Hydraulic Power Assisted Steering untuk system steeringnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Menyinggung mengenai performanya, tentu Chevrolet Captiva VCDi tak kalah saing dengan Fortuner, terlebih memang ia memiliki power yang lebih besar. Tapi sayangnya, Chevrolet hanya membekali varian Captiva VCDi dengan transmisi otomatis tidak seperti Toyota yang menyediakan Fortuner dalam transmisi manual dan otomatis.

Kesimpulan :

Untuk Kali ini sepertinya pilihan mengacu pada Chevrolet Captiva VCDi dengan keunggulan sisi handling dan mesinnya. Namun begitu, Toyota tak hanya unggul dalam hal kemewahan yang ditawarkannya tapi juga sisi aftersalesnya. Balik lagi pilihan tetap ada di tangan Anda ...

0

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi

Posted: 13 November 2012 Viewed 10,904 times
Bosmobil.com - Umumnya mobil berukuran besar layaknya SUV maupun MPV memiliki titik kelemahan handling yang kurang greget, alias nggak lincah.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Nah diantara Fortuner dan Captiva kira-kira siapa yang memiliki handling lebih baik sebagai SUV Diesel keluarga...?

Toyota Fortuner VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Datang dengan segala kelebihan fitur yang dimiliki rupanya tak hanya membuatnya terlihat makin gagah, namun juga modern. Pembaruan mesin yang telah diaplikasikan teknologi VNT terbukti mendongkrak tenaganya sekian persen dari sebelumnya. Kali ini Fortuner memiliki tenaga 144 PS dengan torsi 343 NM, cukup signifikan bukan perbedaannya ketimbang jenis lawasnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Sempat merasakan beberapa waktu lalu menggunakan Fortuner VNT M/T. Baik dari putaran atas hingga bawahnya terus terisi sehingga suplai power tidak terasa kosong. Meski saat merasakan varian matiknya masih sedikit lamban di bawah, namun putaran atasnya tak kalah bertenaga dengan yang manual.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Intinya bukan permasalahan tenaga, namun performa kelincahan handlingnya. Sayang tubuh gambot Fortuner membuat pergerakannya terasa kaku. Bahkan saat dijalan berkelok dengan kecepatan sedang gejala limbung cukup terasa. Kaki-kaki yang telah ditopang oleh Double Wishbone with Coil Spring & stabilizer dibagian depan dan 4 Link w/ Lateral Rod and Coil Spring untuk belakangnya teras masih kurang mampu mengimbangi bobot badannya walau pada varian TRD memiliki jenis suspensi yang lebih keras sekalipun tapi ini sudah hukum fisika.

Chevrolet Captiva VCDi

Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Berbeda dengan Fortuner, meski Chevrolet Captiva VCDi dilengkapi dengan mesin 2.0L turbodiesel VCDi, namun ia memiliki tenaga yang lebih besar, 163 PS dan torsi 360 Nm. Selain itu Chevrolet Captiva VCDi juga diklaim jauh lebih irit ketimbang rivalnya tadi. Tentu dengan bobot kapasitas mesin yang lebih kecil dan dimensi yang lebih kompak secara logis Captiva menang dalam hal konsumsi bahan bakar.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Inilah yang menjadi kelebihan SUV Diesel asal Amerika ini, desain bodi yang kompak membuatnya pun lebih lincah diajak bermanuver ketimbang Fortuner. Dukungan suspensi McPherson Strut with Coil Spring di sektor depan dan Independent for 4 Link with Coil Spring Self Levelizer pada bagian belakang yang mampu beradaptasi sesuai medan terbukti cukup membantu dalam hal kenyamanan dan performa handling. Belum lagi ia juga ditopang dengan Rack & Pinion with Hydraulic juga Hydraulic Power Assisted Steering untuk system steeringnya.
Adu Lincah Toyota Fortuner VNT vs Chevrolet Captiva VCDi
Menyinggung mengenai performanya, tentu Chevrolet Captiva VCDi tak kalah saing dengan Fortuner, terlebih memang ia memiliki power yang lebih besar. Tapi sayangnya, Chevrolet hanya membekali varian Captiva VCDi dengan transmisi otomatis tidak seperti Toyota yang menyediakan Fortuner dalam transmisi manual dan otomatis.

Kesimpulan :

Untuk Kali ini sepertinya pilihan mengacu pada Chevrolet Captiva VCDi dengan keunggulan sisi handling dan mesinnya. Namun begitu, Toyota tak hanya unggul dalam hal kemewahan yang ditawarkannya tapi juga sisi aftersalesnya. Balik lagi pilihan tetap ada di tangan Anda ...

0

PR Dalam Memilih Mobil Bekas Diesel

Posted: 16 November 2012 Viewed 5,575 times
Jakarta, BosMobil.com - Kocek terbatas, namun butuh kendaraan roda empat? Hmmm, mobil bekas tentu menjadi pilihan yang menarik. Dan karena harga bensin terus naik turun, tidak ada salahnya anda untuk melirik mobil bekas bermesin diesel. Lantas, PR apa saja sih yang wajib dikerjakan sebelum membeli mobil bekas diesel?
Mobil Bekas Diesel
Yang pertama harus dilakukan adalah filter solar yang wajib diperhatikan. Kebanyakan pengguna mobil bekas, bila mobilnya sudah berusia lanjut, malas untuk memilih solar non subsidi. Akibatnya filter solar menjadi cepat kotor. Bila si pemilik sebelumnya rajin mengganti filter solar, maka kemungkinan mesin bermasalah semakin kecil. Ini menjadi nilai plus yang harus diperhatiakan.
Mobil Bekas Diesel
PR kedua adalah cek mesin. Eit, cek mesin disini tidak hanya melihat apakah mesinnya masih utuh ya, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Coba cek lubang pengisian oli dan tekan gas mobil. Bila mengeluarkan asap, bererti kompresinya kurang yahud. Selain itu coba cek juga asap knalpot yang dikeluarkan. Bila asapnya sedikit hitam dan stasioner tidak berasap, maka mobil ini cukup sehat.
Mobil Bekas Diesel
Nah, bila 2 point tersebut telah oke, coba jajal mobil yang Anda incar dan perhatikan kaki-kaki mobil khususnya kaki-kaki bagian depan. Kenapa kaki-kaki? Karena mobil diesel memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin. Coba arahkan mobil ke jalan yang tidak rata, perhatikan guncangannya. Jika masih enak dan tidak berbunyi, tidak ada salahnya untuk mengerjakan PR selanjutnya.
Mobil Bekas Diesel
PR keempat adalah cek kampas rem. Memang ini adalah hal yang umum dilakukan untuk mengecek mobil bekas. Namun khusus untuk mobil diesel, ini wajib anda perhatikan. Bobot mobil yang lebih berat mengharuskan kampas rem bekerja ekstra. Dengan bekerja ekstra ini, maka kampas rem pun cepat habis.
Mobil Bekas Diesel
Bila sudah semua, maka pemeriksaan tinggal dilakukan secara normal layaknya memeriksa mobil bekas pada umumnya. Perhatikan body dan warna. Kalau warna hitam dan silver, harga biasanya sedikit lebih tinggi. Jadi perhatikan juga harga jualnya. Untuk harga, Anda bisa cek langsung pada listing-an mobil bekas kami. Selamat mencari!!